ENGLISH Our participant risk management process covers 3 key stages:
BEFORE TRAVEL — Risk assessment, participant information, supplier and venue checks, itinerary review, emergency contacts, and required travel documentation.
DURING THE PROGRAMME — Programme monitoring, participant supervision, communication with local partners, transport coordination, and incident response.
IN CASE OF EMERGENCY — Defined communication channels, escalation procedures, and coordination with relevant local partners and emergency services.
Managing risk before, during and after every journey is a mandatory and non-negotiable procedure that we apply to every programme. Our safety management covers the following key areas:
PHYSICAL SAFETY — Protecting participants from physical harm and managing risks associated with sports and other programme activities,
TRAVEL SAFETY — Managing transportation, accommodation, itineraries, and participant movements throughout the journey,
VENUE & SUPPLIER SAFETY — Careful selection and coordination with training venues, coaches, accommodation providers, transportation providers, and local partners,
EMERGENCY RESPONSE — Clear communication procedures and appropriate actions in the event of an incident or emergency, and
SAFEGUARDING / CHILD PROTECTION — Taking appropriate measures to protect children and young participants from abuse, exploitation, harassment, inappropriate behaviour, or any situation that may put their safety and wellbeing at risk.
Our goal is to ensure that these safety and risk management standards are applied throughout every programme while maintaining a comfortable, positive, and enjoyable experience for every participant.
BAHASA INDONESIA Proses pengelolaan risiko peserta kami lakukan melalui 3 tahap utama:
SEBELUM PERJALANAN : melakukan penilaian risiko, mengumpulkan informasi peserta, memeriksa venue dan pihak penyedia layanan, meninjau itinerary, menyiapkan kontak darurat, serta memastikan dokumen perjalanan yang diperlukan.
SELAMA PROGRAM : memantau pelaksanaan program, memastikan pendampingan peserta, berkomunikasi dengan partner lokal, mengoordinasikan transportasi, dan menangani setiap kejadian yang mungkin terjadi.
DALAM KEADAAN DARURAT : Menyiapkan jalur komunikasi yang jelas, prosedur penanganan dan eskalasi, serta koordinasi dengan partner lokal dan layanan darurat terkait.
Pengelolaan risiko sebelum, selama, dan setelah setiap perjalanan merupakan prosedur wajib dan tidak dapat ditawar dalam setiap program kami. Pengelolaan keselamatan kami mencakup beberapa aspek utama:
KESIAPAN FISIK, yaitu: menjaga keselamatan fisik peserta dan mengelola risiko yang berkaitan dengan olahraga maupun kegiatan program lainnya;
KEAMANAN PERJALANAN, yaitu : Memastikan keamanan transportasi, akomodasi, itinerary, dan pergerakan peserta selama perjalanan;
KEAMANAN PESERTA, yaitu: memastikan pendampingan peserta, perilaku yang sesuai, ketersediaan kontak darurat, serta kenyamanan dan kesejahteraan peserta.
KEPASTIAN VENDOR & KEAMANAN TEMPAT ACARA, yaitu : memilih dan berkoordinasi dengan venue latihan, pelatih, penyedia akomodasi, transportasi, serta partner lokal yang terlibat dalam program;
TANGGAP DARURAT, yaitu : Menyiapkan prosedur komunikasi dan tindakan yang jelas apabila terjadi insiden atau keadaan darurat; dan
PERLINDUNGAN / PENDAMPINGAN ANAK, yaitu: mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi anak dan peserta usia muda dari kekerasan, eksploitasi, pelecehan, perilaku yang tidak pantas, atau situasi lain yang dapat membahayakan keselamatan dan kenyamanan mereka.
Tujuan kami adalah memastikan standar keselamatan dan pengelolaan risiko diterapkan dalam setiap program, tanpa mengurangi kenyamanan, pengalaman positif, dan kesenangan peserta selama perjalanan.